Saturday, June 9, 2018

The Kisah Of My First Special Kiss


Sayang sekali aku tidak melakukannya dengan seseorang yang akan lama mendampingiku. Bahkan belakangan aku tahu bahwa saat itu aku hanyalah seorang "Pemain Cadangan". Tapi sungguh, aku tak pernah menyesali semua itu.

Kita akan membicarakan tentang sebuah ciuman pertama. Sebelumnya harao bedakan dulu definisi ciuman pertama dengan cipokan. Ciuman pertama itu sebuah momen dimana disini seseorang pertama kali mencium bibir kekasihnya dengan penuh perasaan dan kasih sayang. Lain halnya dengan Cipokan, istilah yang kerap dijadikan sebagai judul film bokep ini memiliki kesamaan dengan Ciuman Pertama karena sama-sama intinya adalah berciuman. Yang menjadi pembedanya adalah apa yang mendasarinya. Jika Ciuman Pertama didasari rasa kasih sayang, biasanya Cipokan hanya didasari dengan Nafsu Birahi dan itu bisa dilakukan terhadap siapa saja tak melulu dengan orang yang spesial.

Baiklah kita mulai saja.
Grobogan tahun 2010
Aku mengenal sosok gadis manis dengan senjata pamungkas berupa senyuman manis berhiaskan gigi yang rapih. Aku berani bertaruh, siapapun lelaki yang melihat senyumannya niscaya akan luluh seketika. Begitupun aku yang tak kuasa menahan derasnya rasa kekaguman dikesan pertama bertemu dengannya.

Setelah hari itu, duniaku menjadi begitu indah untuk kedepannya. Semua menjadi lebih sempurna tatkala dirinya ternyata juga memiliki perasaan yang sama terhadapku. Hubungan terjalin, kebahagian demi kebahagian menghiasi hari-hari kami. Hingga akhirnya kudapatkan sebuah ciuman pertama dalam sejarah hidupku darinya.

Saat itu disebuah minggu pagi yang cerah, aku memenuhi permintaannya untuk berkunjung kerumahnya. Kami mengobrol diteras rumah yang cukup luas dengan dekorasi khas padepokan jawa era kesultanan jaman dulu dimana tiang-tiangnya terbuat dari kayu jati yang berdiri sangat kokoh. Suasana begitu asri dan damai, masih ingat dikepalaku, ada sebuah pohon besar dihalaman rumahnya. Disanalah aku memarkirkan sepeda motorku. Itu adalah pertama sekaligus juga yang terakhir aku mengunjungi rumahnya.

Cerita tentang ciuman pertama terjadi diakhir obrolan panjang kami. Karena saat itu hari sudah sore dan sudah selayaknya aku berpamitan untuk pulang. Namun siapa sangka dia malah mengajakku masuk kedalam rumahnya. Disebuah kamar milik ibunya momen indah yang tak akan pernah aku lupakan terjadi. Untuk pertama kalinya wajah kami berhadap-hadapan begitu dekat. Aku gugup? Jelas, dihadapanku saat itu sedang berdiri seorang gadis cantik dengan tatapan penuh harap dan hanya berjarak tak lebih dari setengah meter tepat didepan wajahku.

Meski gugup, sebagai seorang lelaki tentu saja aku juga memiliki naluri untuk menunjukkan rasa kasih sayang terhadap orang yang benar-benar aku sayangi. Dan mencium bibirnya lah cara yang terlintas dibenakku saat itu. Bibir kami bersentuhan dan untuk beberapa detik aku seperti masuk kesebuah dimensi lain. Aku rasakan hembusan nafas dari hidungnya begitu juga kurasakan kehangatan bibirnya. Hingga tak ingin rasanya aku melepaskan ciuman pertamaku ini, namun tentu saja kami tak bisa berlama-lama berdua berada didalam kamar ibunya.

Menyadari hal tersebut, aku langsung menarik diriku lalu kemudian berpamitan untuk segera pulang. Entah kenapa, meski hanya akan pulang kerumah, kami berdua seakan merasakan kesedihan karena akan berpisah untuk sejenak.

Didalam perjalanan pulangku, aku masih bisa merasakan bibirnya yang masih menempel dibibirku. Aku benar-benar tak bisa melupakan sensasi itu. Meski ini adalah ciuman pertamaku, namun aku tahu itu tak berlaku untuknya. Ya, karena kalian tahu yang saya sebut diawal tulisan ini karena aku hanyalah "Pemain Cadangan".

Meski begitu, ini tetaplah kisah yang sangat indah untukku dan tentu saja tak akan bisa kulupakan sampai kapanpun. Dan sekarang, aku sangat bersyukur dia telah berhasil menjalin hubungannya dengan si "Pemain Utama" yang menjadi seniorku. Mereka bahkam dikarunia matahari kecil yang sangat lucu dan cantik. Semoga dia selalu bisa menjadi cahaya penerang untuknya dan si Pemain Utama didalam keluarga kecilnya. Dengan sangat bahagia pula aku ucapkan terimakasihku kepadamu burung pipit lucu yang telah sudi hinggap dan turut menghiasi kisah perjalanan hidupku.


No comments:

Post a Comment

CONTACT

Follow by Email