Saturday, April 28, 2018

Dialah Sang Spesialis Adzan Maghrib Segala Kondisi

Keterangan foto: Rena dengan kehidupan sehari-harinya
sigitputranto.com - Jika kamu ingin mencari orang ini mudah saja, datanglah ke Mushola Kuniran 3 menit sebelum Adzan Maghrib berkumandang. Maka, kamu akan menemukannya sedang bersiap dengan sebuah microphone Mushola ditangan kanannya. Dialah "Sang Spesialis Adzan Maghrib Dari Kuniran", orang-orang biasa memanggilnya Tirul Rena.

Rena seperti sebuah alarm hidup bagi warga Kuniran yang di setting dan otomatis akan menyala saat Maghrib tiba. Suaranya segera menggelegar sepersekiandetik setelah Muadzin masjid utama mengumandangkan adzan. Tak peduli sedang sakit ataupun listrik padam, ia tetap konsisten melaksanakan apa yang telah ia anggap sebagai tugasnya itu. Bahkan terkadang saat sedang sakit ia hanya akan datang ke mushola untuk Adzan saja, walau setelah itu tak ikut melaksanakan sholat berjamaah.

Karena ke-konsistenan-nya itulah suara Rena kini dikenal diseantero pelosok Desa. Hingga orang tak perlu melihat, bahkan cukup hanya dengan suara batuknya saja mereka langsung bisa tahu dan segera mengenali bahwa itu adalah Rena. Maha Besar Allah dengan segala kekuasaanNya, beliau memang tak menganugerahi Rena fisik yang sempurna, namun lingkungan hidup yang agamis dan pendidikan agama yang melekat sejak kecil kan juga merupakan anugerah yang luar biasa dariNya.

Saya sendiri mengaku kalah telak jika dibandingkan dengan Rena. Bahkan saya berani bertaruh, dihadapan Allah Pak Setya Novanto yang pernah berpangkat sebagai pejabat tinggi Negara ini akan kalah derajadnya jika disejajarkan dengan Rena.

Ya, Rena adalah sesuatu yang berharga bagi kami khususnya, dan bagi warga pada umumnya. Dan betapa berlipatgandanya kebanggaan saya ini terhadapnya karena dia adalah adik kecil saya. 

Ditulis oleh: Sigit Putranto

1 comment:

CONTACT

Follow by Email