Friday, November 24, 2017

Tetaplah Hidup, Maka Kebahagiaan Akan Datang Menemuimu

Sesederhana inilah hidup

Didunia ini terdapat milyaran makhluk hidup dengan berbagai permasalahannya. Jangan berpikir hanya manusia saja,  bahkan binatang dan tumbuhan juga memiliki permasalahan dalam hidupnya.

Nggak percaya? Coba perhatikan seekor singa betina yang baru saja melahirkan anak-anaknya, dia tetap akan berburu mencari makan sembari menyusui anaknya sementara tubuhnya masih lemas akibat persalinan. Apakah singa jantan yang menghamilinya akan mau mencarikan makanan untuknya? Tidak, singa jantan akan lebih memilih mencari mangsa untuk mengisi perutnya sendiri. Apakah singa betina frustasi? "Enak saja setelah menghamili terus ditinggal gitu aja" apakah singa betina akan mengeluh seperti itu? Tak pernah terjadi bahkan di serial animasi 'Simba' sekalipun (soalnya hanya emak-emak di Indonesia saja yang begitu).

Kemudian tumbuhan, ini apalagi, gerak aja kalau nggak dibantu sama angin nggak mungkin bisa. Tapi ada ungkapan dari seorang penulis terkenal yang bukunya selalu best seller di Indonesia yang bisa menggambarkan bahwa tumbuhan tak pernah mengeluh. Kamu pasti tahu ini "Daun yang jatuh tak pernah membenci angin", ya dialah Tereliye. Kalimat tersebut sering menjadi gambaran kepada manusia untuk senantiasa ikhlas dan tak mengeluh dalam mejalani hidupnya.

Nah, gambaran diatas hanya saya contohkan dengan maksud menunjukkan bahwa tak cuma manusia yang memiliki permasalahan dalam menjalani kehidupan. Sebagai sesama makhluk hidup jika mereka saja yang tak sesempurna kita sebagai manusia bisa bertahan dan selalu ikhlas atas takdir yang diberikan Tuhan kepadanya, maka sebagai makhluk yang sempurna kita harus bisa menghadapi segala rintangan dan permasalahan dalam hidup. Lihatlah mereka yang terlanjur putus asa kemudian mengambil jalan pintas dengan mengakhiri hidup, apakah mereka bahagia setelahnya? Entah kenapa saya yakin setelah mengambil keputusan bodoh itu disana mereka akan sangat menyesal.

Pahamilah kalimat bahwa hidup adalah anugerah. Berapa banyak uang yang dihabiskan orang kaya yang sedang sakit keras hanya untuk bertahan hidup didunia ini? Tak jarang mereka sampai menjadi miskin karena hartanya habis hanya untuk berobat dan tentu saja tujuan berobat adalah agar sembuh dan bisa menjalani hidup lagi di dunia ini.

Jadi jangan seenaknya saja menyia-nyiakan anugerah dari Tuhan, toh pada waktunya akan diambil kembali karena pada dasarnya semua adalah pinjaman dariNya. Ibarat kamu hutang di bank, belum jatuh tempo sudah kamu kembalikan uangnya, sudah gitu sudah terpakai setengah lagi. Dan pihak bank juga gak mau rugi lah, apa yang menjadi jaminanmu akan segera diambil dan dilelang untuk menutupi kekurangan hutangmu, sama dengan hidup kita yang hanya pinjaman ini, tak perlu terburu-buru mengembalikannya, manfaatkanlah dulu sebaik-baiknya hingga jatuh temponya tiba.

Sebenarnya hanya satu yang membuat mereka memilih jalan pintas dan bodoh tersebut yaitu harapan. Mereka merasa tak ada lagi sisa harapan didalam masalah hidupnya, mereka merasa satu-satunya jalan keluar adalah lari ke alam lain dan disana mereka akan aman. Itu sih pikiran mereka aja, padahal setelah lari dari masalah, apalagi larinya ke alam lain yang sama sekali tak pernah mereka kenal sebelumnya, saya yakin bukanya ketenangan malah bakal mencelakakan diri mereka sendiri. Mereka lupa bahwa Tuhan selalu menjajikan solusi untuk setiap cobaannya, hanya mereka kurang peka dan kurang sabar saja. Padahal jika mereka melihat masalah hidupnya dari sudut pandang lain, akan jelas sekali gambaran bahwa masalah yang dihadapi itu tak sebesar yang dirasakannya. Bahkan diluar sana banyak orang yang memiliki masalah bahkan 5x lipat rumitnya daripada yang kita hadapi.

Maka dari itu tetaplah hidup apapun yang terjadi setidaknya jangan membuat anugerah berharga dari Tuhan itu menjadi sia-sia. Percayalah seiring berjalannya waktu, kebahagiaan akan datang kepadamu.

No comments:

Post a Comment

CONTACT

Follow by Email